Oleh: tovavanjava | 27 Desember 2011

Dilema Swike Purwodadi…

Swike bagi masyarakat kota purwodadi grobogan sudah tidak asing lagi dengan makan ini, menu makanan dengan bahan dasar kodok menjadi ciri kas kota tersebut. bahkan kota2 seperti jakarta,bandung,dan jogjakarta ada beberapa rumah makan yg menjajakan menu swike tersebut.
Bila anda datang atau kebetulan lewat purwodadi g ada salahnya mencicipinya. swike adalah kodok (kaki kodok ) yg dimasak dg bumbu bawang putih,tauco,garam lada dan diberi taburan bawang goreng diatasnya dan nasi putih tentunya… jadi laper.. 😀
 tapi permasalahanya menurut hukum pangan dalam agama islam menurut mayoritas madzab dalam hukum syariah menggap daging kodok adalah haram.
karena kodok termasuk hewan yg tidak boleh dibunuh serta binatang lainnya yaitu semut,lebah dan burung laut.
berikut ada petikan jawaban yg saya dapat dari konsultasisyariah.net
Hukum Makan Katak/Swike
Makanan & Sembelihan – Selasa, 19 April 2011

Pertanyaan

Hukumnya makan katak (swike), apa ya ? mohon diberikan dalilnya, karena selama ini ane menghukumi haram tapi tidak mendapat dalil yang jelas…
kemudian makan katak atau kulit katak karena kata orang itu obat asma itu boleh apa tidak ya?…
Jazakumullah.

( di Surabaya)

JawabanAssalamu ‘alaikum wrwb.

Makanan termasuk dalam kategori “Fiqh Mu’amalah” yang hukum asalnya adalah mubah/halal, hingga ada dalil yang mengharamkannya.

Adapun makanan yang diharamkan berdasarkan dalil-dalil yang ada adalah sebagai berikut:

1. Bangkai, ( QS. 2 :173 & 5 : 3 ), kecuali bangkainya ikan dan belalang, berdasarkan sabda Rasulullah saw yang artinya, ” dihalalkan untuk kita dua macam bangkai ; yaitu bangkai ikan dan bangkai belalang ”

2. Darah yang mengalir ( QS.2 : 173 & 5 :3 )

3. Daging babi ( QS.2 : 173 & 6 : 145 )

4. Yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah ( QS. 2 : 173 & 5 : 3 )

5. Yang diperuntukkan untuk selain Allah ( sesaji ) ( QS.5 :90)

6. Keledai jinak, Rasulullah saw bersabda yang artinya: “Sesungguhnya Rasulullah saw pada perang Khaibar telah melarang daging keledai jinak dan mengizinkan daging kuda”(HR. Bukhari)

7. Binatang buas yang bertaring dan burung yang bermikhlab/cakar yang mencengkram (HR.Muslim, Abu Daud & Nasa-i)

8. Jallalah (setiap binatang yang berubah baunya, dikarenakan banyak makan kotoran) (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

9. (Menurut mayoritas Ulama’ ) Setiap binatang yang diperintahkan untuk dibunuh yang disebut Rasulullah saw dengan fawasiq/binatang jahat, yaitu tikus, kalajengking, burung gagak, anjing penggigit dan cicak/tokek (HR. Bukhari & Muslim)

10. ( Menurut Mayoritas Ulama ‘ ) setiap binatang yang dilarang untuk dibunuh, diantaranya adalah semut, lebah, burung hudhud dan kodok (HR.Nasa-i, Ahmad)

Perihal “kodok” sebagaimana yang anda tanyakan, disebut dalam hadits riwayat Ahmad, Abu Daud dan Nasa-i, bahwa shahabat Abdur-Rahman bin Utsman berkata : Ada seorang dokter yang menyebut obat pada Rasulullah, yang diantaranya menyebut “kodok” sebagai obat, maka Rasulullah saw melarang untuk membunuh kodok “. Imam Ali As-Syaukani (pengarang buku ” Nailul Authar “), setelah menyebutkan hadits tersebut lalu berkata : larangan Rasulullah saw untuk membunuh kodok tersebut, menunjukkan HARAMNYA MAKAN KODOK “. dansetiap yang haram untuk dimakan, haram untuk dijadikan sebagai OBAT. Rasulullah saw bersabda yang artinya : “Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit beserta obatnya, dan Dia telah menjadikan setiap penyakit ada obatnya, maka berobatlah kalian dan jangan berobat dengan yang haram.” (HR.Abu Daud)

Demikian penjelasan kami,wallahu a’lam bishshawab.

Wassalamu ‘alaikum wrwb(Agung Cahyadi, MA)

semoga bermanfaat… 🙂

Iklan

Responses

  1. yang menganggap haram ya nggak usah makan, dan jangan ganggu yang makan. yang nganggap halal monggo dinikmati tapi jangan ngiming-ngimingi yang nggak makan

  2. betul om… btw..lha sampeyan wes tau mangan drung?enak to..?hehe.. 😀

  3. nek seng koyo neng gambar (nganggo kuah) dorong tau. aku senenge dipanggang langsung neng dhuwur petromak pas nyuluh neng kali. rak usah nganggo bumbu, dijamin uenak. haram ? vodka seng jelas-jelas dilarang wae diembat.

  4. nak q seneng seng dipepes bro… 😀

  5. untung gak pernah 😀

  6. enak lho mas bimo96..tak kirimi piye? :mrgreen:

  7. […] Dilema Swike Purwodadi… « tovavanjava […]

  8. http://cahpulokulon.blogspot.com/2013/06/halalisasi-swike-purwodadi.html


yg mau koment silahkan,g juga tidak apa2..thanx dah berkunjung.. :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: