Oleh: tovavanjava | 30 Juli 2011

Mudik pake Motor dilarang Lewat Pantura..??

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melarang kendaraan bermotor roda dua dari arah Jakarta melintasi jalur Pantai Utara (Pantura) saat mudik Lebaran tahun 2011. Polda Jabar bekerja sama dengan Polda Metro Jaya telah mempersiapkan jalur khusus mudik dan balik untuk kendaraan roda dua.

Menurut Kasubdit Dikyasa Polda Jabar, AKBP Hari Santoso, jalur khusus ini disiapkan untuk mengurangi dan mengurai kemacetan di jalur Pantura. Selain mempersiapkan jalur, polisi juga melakukan sosialisasi kepada warga asal Jakarta untuk tidak mudik menggunakan motor.

“Sebagai gantinya, kami siapkan truk untuk mengangkut motor bagi para pemudik yang tetap ingin menggunakan motornya di kampung halaman,” katanya saat Rakor Angkutan Lebaran di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Jumat (29/7/2011) petang.

Ia mengatakan jalur yang bisa diurai kemacetan dengan menyediakan jalur khusus bagi kendaraan roda dua adalah sepanjang 53 kilometer. Untuk memantau titik-titik rawan macet, pihaknya memantau melalui Regional Trafic Managemen Center (RTMC) di Polda Jabar.

Ketua Organda Jabar, Aldo Elviana, mengatakan tuslah masih mengikuti batas bawah dan batas atas seperti tahun lalu. “Kenaikannya seperti tahun lalu, berkisar di antara 20 persen untuk kelas ekonomi dan kelas bisnis, disesuaikan pasar,” katanya.

Dari sisi kelayakan, kata Aldo, kendaraan angkutan sudah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Menurut Aldo, sudah dipersiapkan 7.450 ribu kendaraan, yang terdiri atas bus, travel, dan lain-lain.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dicky Saromi, menambahkan, ada beberapa kendala yang harus diperhatikan saat arus mudik, yaitu pembangunan jalan mengganggu kelancaran, pasar tumpah, aktivitas parkir, kemacetan pintu tol, bottle neck, kurangnya rambu dan petunjuk jalan, ketidaktertiban lalu lintas, dan keterbatasan angkutan sungai.

“Prediksi jumlah penumpang nasional 15,4 juta, Jabar 1,9 juta. Jadi 12,5 persen pemudik terjadi di Jabar. Prediksi angkutan jalan diperkirakan 50,2 persen. Penumpang sungai terjadi peningkatan untuk wisata di tiga waduk, angkutan udara naik 101 persen, karena di tahun 2011 jumlah pesawat meningkat. Jalurnya juga meningkat di Jawa Barat,” katanya.

Persiapan penanganan arus mudik dilakukan di sejumlah tempat, salah satunya di Tol Palimanan-Kanci. Di tol ini, jumlah closed circuit television (CCTV) ditambah dari lima unit menjadi dua belas unit. Selain itu, ada penambahan tiga mobil derek dan satu mobil ambulans.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon, Ajun Komisaris Polisi Edwin, mengatakan, pihaknya akan membangun enam belas pos pengamanan, serta pos penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas.

Di pos tersebut, pihaknya akan memberikan imbauan dan pengaturan kepada masyarakat pengguna jalan, agar mengetahui jalur mana saja yang harus dilewati.

“Akan dikerahkan 1.165 personel polisi atau sepertiga kekuatan Polres Cirebon ditambah tiga unit pengurai kemacetan. Kami juga akan menambah sekitar 80 rambu lalu lintas, dan juga rambu pengalihan arus lalu lintas. Efektifnya mulai H-7 sampai H+7 pada Operasi Ketupat Lodaya 2011,” ujarnya di Mapolres Cirebon, kemarin.

Edwin menyebutkan empat lokasi rawan kecelakaan, yaitu Susukan, Beber, Panganan, dan Duku Puntang. Empat titik itu rawan kecelakaan karena merupakan jalur panjang dan titik lelah masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

“Tentunya kami akan berikan imbauan untuk mengantisipasi kecelakaan. Pada arus mudik tahun lalu tercatat sembilan kecelakaan, menurun dibandingkan 2009 yang tercatat sepuluh kecelakaan. Kami harap bisa mempertahankan atau justru menurunkan angka kecelakaan tersebut,” katanya.

Tentang penempatan penembak jitu di jalur Pantura, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Brimob. Dari masukan Organda, tindak pidana justru sering terjadi di angkutan, seperti kasus gendam atau hipnotis.

“Kami menyarankan, kalau merasa sudah menjadi korban, segera turun di pos pengamanan terdekat. Tindak pidana justru rawan terjadi di angkutan umum, bukan di jalur Pantura,” ujarnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber :

Iklan

Responses

  1. iya


yg mau koment silahkan,g juga tidak apa2..thanx dah berkunjung.. :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: